BDSwiss

Stop, Limit, Trailing Stop dan Price Tolerance

Perdagangan CFD melibatkan risiko tinggi. Pergerakan harga yang minimal sekali pun dapat mengakibatkan profit atau rugi yang besar. Karena itu, trader yang berhati-hati selalu melengkapi posisi CFD dengan stop dan limit. Jika tidak, Anda menghadapi risiko mempertahankan posisi yang merugi untuk waktu yang terlalu lama karena mengharapkan harga akan pulih, atau tidak merealisasikan posisi yang menguntungkan secara tepat waktu.

Jangan pernah mengabaikan posisi CFD terbuka tanpa penjagaan!

Apabila Anda tidak dapat terus menerus memperhatikan posisi terbuka, maka Anda sangat perlu menetapkan level stop dan limit. Ini akan melindungi Anda dari kejutan.

Anda memiliki pilihan berikut:

Stop Loss – membatasi kerugian

Saat Anda menempatkan atau mengedit trade atau order, Anda dapat menetapkan level Stop Loss. Ini melindungi Anda dari kerugian yang lebih tinggi karena Stop Loss otomatis menutup posisi Anda pada harga pasar berikutnya saat harga mencapai Level Stop.

Harap perhatikan selisih poin minimum yang berlaku saat menetapkan Stop Loss.

Take Profit – mengamankan profit.

Dengan prinsip yang serupa dengan Stop Loss, Anda dapat otomatis mengambil profit. Take Profit dapat melindungi Anda dari kemungkinan perubahan trade yang menguntungkan menjadi trade dengan keuntungan lebih rendah atau bahkan merugi.

Harap perhatikan selisih poin minimum yang berlaku saat menetapkan Take Profit.

Contoh
Anda membuka kontrak standar (Long) untuk pasangan EUR/USD. Seperti yang ditampilkan grafik, bergantung pada pergerakan harga di pasar, posisi ini akan otomatis ditutup apabila menyentuh Level Stop atau Limit.

Contoh dan grafik berikut hanyalah sebagai ilustrasi dan bukan merupakan saran trading.

Dengan fitur ini, Anda bisa memiliki posisi terbuka tanpa perlu mengawasinya setiap saat!

StopLossTakeProfit

 

Trailing Stop – mengikuti tren/h4>
Dengan Trailing Stop, Anda dapat memanfaatkan tren yang berlangsung. Pembalikan (reversal) tren, berdasarkan kriteria yang ditetapkan di awal, akan mengakibatkan posisi Anda otomatis ditutup. Pertama, Anda menentukan Level Stop. Setelah itu, dengan bantuan spesifikasi poin (dalam unit persepuluh pips), Anda menentukan bagaimana Level Stop Anda akan berubah secara otomatis.

Contoh
Anda membuka kontrak standar (Sell) pasangan EUR/USD pada harga $1.08486 dengan level Stop Loss $1.08986 dan Trailing Stop 50 poin. Apabila harga turun 50 poin, level Stop Loss baru Anda akan menjadi $1.08486. Level Stop Loss Anda akan terus disesuaikan selama tren terus bergerak ke arah yang berpihak pada Anda. Peningkatan EUR/USD secara tiba-tiba akan mengakibatkan posisi Anda otomatis ditutup.

Price Tolerance (Toleransi Harga)

Saat menempatkan trade langsung di pasar, volatilitas dapat mengakibatkan perubahan harga awal antara saat order ditempatkan dan saat order dieksekusi. Harga trading yang didapat mungkin tidak merugikan bagi strategi trading Anda. Toleransi Harga atau Price Tolerance mencegah situasi ini. Dengan Price Tolerance, Anda menentukan deviasi maksimum dalam poin antara harga Bid/Ask saat ini dengan harga yang dapat Anda terima.

Contoh
Harga Bid/Ask EUR/USD saat ini adalah $1.08501/$1.08517. Anda ingin melepas posisi Long dan bersedia menerima deviasi harga paling banyak 5 poin. Trade Anda hanya akan dibuka apabila harga Ask di bawah $1.08522. Trade akan ditolak oleh sistem apabila harga di atas level tersebut.

Peringatan Risiko: Perdagangan Forex/CFD dan produk derivatif lainnya bersifat sangat spekulatif dan melibatkan risiko tinggi.